
Manajemen Reaktif atau Manajemen Antisipatif?
Sistem Manajemen sekarang sudah bergeser dari reaktif yaitu kita melakukan tindakan setelah terjadi suatui kejadian menjadi ke arah antisipasif, yaitu memprediksi masa depan untuk kemudian melakukan tindakan yang dapat mencegah masalah dan menangkap peluang di masa depan. Keduanya adalah sistem manajemen yang baik, namun manakah yang harus kita pilih dan manakah yang lebih efisien untuk digunakan dalam mengatasi masalah perusahaan? Manajemen Reaktif atau Manajemen Antisipatif?
Contoh permasalahan yang terjadi pada Manajemen Reaktif.
- Saat penjualan turun
- Saat produk yang dipasarkan tidak laku
- Saat terjadi Customer Claim
- Saat sudah terjadi kemacetan
- Saat terjadi kebakaran
- Saat tanggul jebol mengakibatkan banjir
Setelah semua kejadian itu terjadi, baru kemudian perusahaan atau pemerintah melakukan tindakan untuk mengatasi masalah tersebut. Ini yang disebut dengan manajemen reaktif. Aksi dilakukan setelah ada kejadian. Manajemen reaktif sama seperti manajemen pemadam kebakaran atau manajemen krisis.
Berbeda dengan Manajemen Reaktif, Manajemen Antisipatif lebih bersifat proaktif, tidak menunggu terjadinya masalah. Dasar keilmuan dari penerapan manajemen antisipatif adalah manajemen pencegahan dan risk management, apa potensi masalah atau potensi peluang yang sekiranya akan terjadi di masa depan.
Perusahaan atau Pemerintah melakukan tindakan untuk siap menghadapi potensi masalah atau potensi peluang di masa depan. Misalnya :
- Mempersiapkan produk baru yang lebih atraktif sesuai perkembangan jaman sebelum penjualan turun
- Melakukan kontrol rutin terhadap titik-titik kritis pada tanggul sebelum tanggul jebol
- Menghitung kebutuhan listrik, jalan untuk lima tahun kedepan, dan membangun fasilitas tersebut untuk menghindari krisis listrik, macet, dan lain-lain
Lalu bagaimana cara Perusahaan atau Pemerintah menerapkan Manajemen Antisipatif ?
Langkah pertama merubah mindsetnya terlebih dahulu. Kita harus merubah mindset operasional hari ini ke mindset pencegahan dan masa depan. Jika ini belum dilakukan, kita akan cenderung terseret pada cara kerja lama yang cenderung lebih ke arah manajemen reaktif.
Ayo kita rubah mindset kita, untuk Lebih Fokus Menerapkan Manajemen Antisipatif, melakukan tindakan sebelum terlambat.
Kita harus elalu mengingat bahwa, Kesuksesan adalah gabungan dari Kesempatan + Kesiapan. Jika kita tidak siap kita akan terkena masalah atau kehilangan kesempatan.
Salam Improvement
There is Always Room For Improvement
Imanuel Iman
PELAJARI LEBIH LANJUT MENGENAI SISTEM MANAJEMEN DAN CARA MEMBUAT PROGRAM KERJA YANG TEPAT UNTUK MENCAPAI TARGET LANGSUNG BERSAMA BAPAK IMANUEL IMAN
IKUTI WEBINARNYA! GRATIS!
YUK DAFTAR DISINI!

Baca Juga artikel menarik lainnya!
- Startup Mindset, Mindset Daging dari Startup
- Jangan Salahkan Eksternal Saat Target Tak Tercapai
- Masalah Ini yang Sering Menyebabkan Kegagalan Pemimpin Perusahaan
- Menerapkan Strategi Unik dalam Perusahaan
- Belajar Strategi Bisnis Perusahaan dari Konsep Berpikir Pemain Catur
Sentral Sistem merupakan Konsultan Strategi Manajemen yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll. Hubungi kami di sini atau telepon 021-29067201-3.
Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share
