Ini Perbedaan Cpk dan Ppk serta Kapan Menggunakan Datanya

04 Feb 2017   Manajemen Mutu
Penulis : Hasiholan Simanjuntak   dilihat 42.344 kali

Selama bertahun-tahun industri telah menggunakan Cp, Cpk, Pp dan Ppk untuk mengukur kemampuan proses. Beberapa segmen dibidang manufaktur telah ditentukan persyaratan minimal untuk parameter ini. 

Definisi Kapabilitas Proses adalah kemampuan suatu proses untuk menghasilkan suatu produk yang sesuai dengan kebutuhan atau persyaratan dari konsumen atau spesifikasi yang diharapkan. Untuk mengetahui suatu proses berjalan secara stabil dan mampu (menghasilkan produk/jasa yang sesuai spesifikasinya) dipakailah Statistic Process Control yang didalamnya terdapat istilah Cpk dan Ppk.

Cpk dan Ppk digunakan untuk memastikan bahwa proses mampu memenuhi spesifikasi pelanggan, jika kita melihat rumus untuk Cpk dan Ppk, terlihat turunan rumusnya hampir sama yaitu:

Jadi apa Perbedaan Cpk dan Ppk?

Cpk:

  • Hanya menghitung variasi WITHIN subgroup
  • Tidak memperhitungkan pergeseran data antar subgroup
  • Disebut mewakili kemampuan potensial proses, menganggap tidak ada variasi antara subgroup

Ppk:

  • Menghitung keseluruhan variasi pengukuran yang dilakukan
  • Secara teoritis mencakup variasi dalam subgroup serta pergeseran data di dalam subgroup

Dapat digambarkan sebagai berikut:

Dapat diilustrasikan sebagai berikut:

Untuk ilustrasi, kita ambil satu data pengukuran di mana 5 pengukuran diambil setiap hari selama 10 hari.

Gambar 1. Ini adalah data hasil pengukuran sebenarnya , sehingga di dapat nilai Cpk dan Ppk sebesar 1,13 dan 1,07 .

Contoh 2

Menggunakan data dan subkelompok yang sama dengan gambar 1, tapi data subkelompok bergeser / bergerak ke subkelompok yang lain. Kita melihat nilai Ppk tetap sama, tetapi nilai Cpk berubah dari 1.13 menjadi 3.69.

Kapan kita menggunakan data Cpk atau Ppk ?

Apabila proses belum stabil, gunakan Ppk untuk menghitung index capability. Perhitungan standard deviasi total, yang mempertimbangkan faktor special cause dan common cause. Sedangkan jika proses stabil, gunakan Cpk untuk menghitung index capability. Perhitungan standar deviasi dengan menggunakan konstanta ( ), yang hanya memperhatikan faktor common cause.

Baca juga:

——

Sentral Sistem merupakan Konsultan Strategi Manajemen yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll. Hubungi kami di sini atau telepon 021-29067201-3.



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • PUBLIC TRAINING SISTEM INFORMASI PELAPORAN ELEKTRONIK LINGKUNGAN HIDUP (SIMPEL)
    Bekasi, 05 Jul 2022 - 06 Jul 2022
  • PUBLIC TRAINING AWARENESS & INTERNAL AUDIT IATF 16949:2016
    Bekasi, 28 Jun 2022 - 30 Jun 2022
  • PUBLIC TRAINING PENERAPAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC)
    Bekasi, 30 May 2022
  • Free Webinar Leadership in Uncertainty Era
    , 19 May 2022
  • Public Training - Calibration All Package Maret 2022
    bekasi, 17 May 2022 - 23 May 2022