Kepemimpinan (Leadership) adalah Ilmu “seni” dalam mengorganisir team, memanfaatkan dan mengembangkan bakat-bakat yang ada dari team untuk mencapai tujuan organisasi.
- Kepemimpinan (Leadership) Adalah Ilmu Seni
Kenapa Kepemimpinan (Leadership) dikatakan sebagai ilmu Seni ? Karena kita tidak bisa menerapkan satu metode kedalam segala macam kondisi. Saat kita memimpin team yang penurut tapi tidak kreatif, kita perlu menggunakan metode injeksi ide. Saat kita memimpin team yang belum terbiasa teratur/ disiplin ada kalanya kita perlu menerapkan sistem otoriter. Namun, saat kita sudah memiliki team yang pintar, kreatif, energik, kita menggunakan sistem demokrasi.
Selain team dengan karakter yang berbeda, kondisi lingkungan bisnis pun berubah-ubah, oleh karena itu Pemimpin (leader) harus kreatif dalam menyikapi perubahan yang terjadi. Pemimpin (Leader) harus pintar berdansa, mengatasi segala macam kondisi untuk mencapai tujuan. Itulah sebabnya Kepemimpinan (Leadership) sering kali dikatakan ilmu seni.
- Keberhasilan Pemimpin (Leader) Dilihat Dari Tercapainya Tujuan Organisasi
Pemimpin (Leader) juga harus memahami bahwa tujuan utama dari Pemimpin (Leader) adalah mencapai tujuan !! Jadi ukuran keberhasilan Pemimpin (Leader) adalah tercapainya Tujuan. Ketika tujuan tidak tercapai maka Pemimpin (Leader) harus bertanggung jawab. Pemimpin (Leader) tidak boleh menyalahkan anak buah, atasan, customer, supplier, kondisi external sebagai penyebab tidak tercapainya tujuan. Pemimpin (Leader) harus melihat kegagalan terjadi karena SAYA, dengan cara itu Pemimpin (Leader) akan terdorong untuk mencari solusi kreatif. Ingat bahwa Kepemimpinan (Leadership) adalah ilmu seni.
- Pemimpin (Leader) Mencapai Tujuan Melalui Pemberdayaan Karyawan yang Dipimpinnya
Dalam mencapai tujuan, Pemimpin (Leader) harus bekerja seperti Coach. Pemimpin (Leader) tidak ikut dalam permainan, Pemimpin (Leader) mengatur strategi.
- Pemimpin (Leader) memilih pemain yang tepat pada bidangnya, misalnya menempatkan orang yang memiliki bakat sebagai penjaga gawang menjadi penjaga gawang, bukan sebagai penyerang.
- Pemimpin (Leader) harus mampu memimpin dan menyelesaikan masalah operasional.
- Pemimpin (Leader) harus mampu menyusun program kerja peningkatan untuk menghadapi tuntutan masa depan.
Selain memiliki pengetahuan tentang Prinsip Kepemimpinan (Leadership) yang baik, Pemimpin (Leader) juga perlu dibekali ilmu pendukung lainnya. Menjalankan kepemimpinan tidak cukup dengan hanya mengandalkan intuisi, tapi harus didukung dengan karakter dan teknik manajemen yang baik. Pemimpin (Leader) harus mampu mencapai tujuan dengan cara yang efektif, tidak dengan cara coba-coba. Berikut dasar ilmu yang wajib dimiliki oleh Pemimpin (Leader):
- Problem Solving, untuk bisa menyelesaikan masalah hingga ke akar masalah, untuk mencegah masalah terulang.
- Mengelola manusia,
- Mengoptimalkan talenta
- Teknik mempengaruhi orang:
- Merubah kebiasaan buruk
- Meningkatkan motivasi
- Teknik menyusun program kerja Improvement.
Belajar Kepemimpinan (Leadership) tidak lengkap bila tidak disertai pembelajaran mengenai:
- Karakter: bahwa Pemimpin (Leader) harus bertanggung jawab atas pencapaian tujuan. Tidak tercapainya tujuan adalah karena SAYA.
- Ilmu-ilmu seperti yang disebutkan diatas
Imanuel Iman
Managing Partner
Sentral Sistem Consulting
